[REVIEW] Half Life Trilogy by Sally Green

Sekilas mengenai pertemuan Mitla dengan Half Life Series

Awal kenal series ini, seperti biasa, gue lagi keliling Gramedia untuk nyari novel yang bikin gue fall in the first sight. Beberapa kali keliling di berbagai toko yang berbeda, entah kenapa, gue selalu ke-catch sama Half Bad dan Half Wild. Saat itu, yang gue lihat yang terjemahan Indonesia-nya, dan yang gue ingat hanya sinopsisnya. Biasanya, kalau ada novel yang menghantui pikiran gue, gue selalu langsung beli saat itu juga. Entah kenapa, gue ga beli-beli dua novel ini. Sampai suatu ketika, Rifda menawarkan jajan di Periplus demi mendapat ongkir gratis (kalau di atas 200.000). Gue langsung googling judul berdasarkan ingatan gue akan sinopsisnya, dan akhirnya ketemu.

Continue reading