[2016.11.24] #MenujuShuhei: SFC Meets Nomura Shuhei at Japanese Film Festival in Jakarta

Berawal dari 20 September 2016, ketika Kak Whida mengirimkan screencapt list film yang akan tayang di Japanese Film Festival (JFF), 24-27 November 2016 di Cinemaxx fX Sudirman. Saat itu, film yang diumumkan baru 6 film; Chihayafuru Part 1 dan 2, Creepy, What a Wonderful Family! (Kazoku wa Tsurai yo), Tsukiji Wonderland, dan Bakemono no Ko. SFC (Shuhei Fans Club) sudah baper duluan karena ada Chihayafuru di dalam list, yang artinya, sama seperti pertama kali SFC terbentuk – JFF2015, kami akan nonbar Shuhei di layar lebar lagi.

Lalu, list film bertambah lagi selama bulan Oktober, dan setelah total 14 judul film yang akan tayang di  JFF 2016 sudah diumumkan beserta jadwal penayangan di awal November, kami langsung menyusun jadwal akan menonton film apa saja di hari apa, dan pukul berapa.

Puncaknya adalah 9 November, saat teman yang bekerja di Japan Foundation – penyelenggara JFF, mengirimkan foto sampul dari majalan Lifenesia, majalah Jepang di Indonesia, yang menuliskan informasi bahwa Nomura Shuhei, aktor Jepang yang mempersatukan SFC, akan datang untuk opening JFF tanggal 24 November. Seketika, grup LINE SFC penuh dengan capslock dan typo, dan pembicaraan sudah berfokus pada menghadiahi Shuhei kado ulang tahun (Shuhei ulang tahun ke-23 tanggal 14 November) dan ide-ide projek penyambutan kedatangan lainnya, padahal saat itu kami belum tahu apakah dapat bertemu dengan si aktor alay.

Sekilas percakapan kami:

Mitla: YUK BIKIN BANNER.
Hana: KASI KADO BUAT SHUHEI.
Rifda: AKU BERSYUKUR NAMA GRUP INI “SHUHEI FANS CLUB”.
Hana: Kalo masuk bioskop, gue mau paling depan.
Whida: IYA PALING DEPAAAAAN.
Hana: Mau kadoin kaos kaki belang-belang selusin.
Mitla: Mau bikin kaos? Kita pake pas opening.
Whida: *dalam sedetik sudah beli kaos kaki belang-belang selusin lewat t*ped*

Lalu semua mood hype berubah menjadi suram keesokan harinya (10/11) saat JFF mengumumkan bahwa opening hanya untuk undangan. Tapi, bukan SFC namanya kalau  kita tidak berpikir positif. Projek kaos dan banner tetap berjalan. Kawhid mencari gambar Shuhei yang bagus untuk dijadikan desain, Mitla desain banner dan kaos, dan Rifda mencari tempat percetakan.

Dan, waktu itu gue teringat saat Phantom Indonesia pernah meminta manajemen Volume Up Party agar diberikan waktu 15 menit untuk fanmeeting dengan tema perayaan ulang tahun Sanchez, dan proposal kami disetujui (31 Oktober 2012). Jadi, gue coba suggest ke SFC, bagaimana kalau mengajukan proposal ke JF atas nama Amuse Indonesia Fanbase (Hana salah satu admin-nya).

Setelah JFF mengumumkan secara resmi bahwa Shuhei akan menjadi guest, kami segera memantapkan niat untuk mengirim proposal projek #MenujuShuhei “Nomura Shuhei Surprise Birthday Party”. Intinya, kami bermaksud untuk mengajak satu studio yang menonton penayangan Chihayafuru Part 1 pertama hari Kamis, 24 November, menyanyikan lagu “Happy Birthday” untuk Shuhei.

Btw, #MenujuShuhei adalah hashtag yang dibuat oleh Kawhid beberapa saat setelah Chihayafuru diumumkan sebagai salah satu film yang akan ditayangkan. Artinya, kami #MenujuShuhei di layar lebar. Siapa sangka ternyata kami akan #MenujuShuhei beneran, kan.

Hana mempersiapkan materi untuk proposal, Rifda menyusun proposalnya. Awalnya gue yang mengajukan diri untuk menyusun, tapi karena gue sedang di luar kota untuk acara kantor, Rifda yang menggantikan.

Setelah pulang dari acara kantor tersebut, Rifda langsung menyerahkan draft proposal ke gue, dan gue menyelesaikan agar Hana bisa langsung mengirimkannya ke JF. Sambil menunggu jawaban dari pihak JF, gue melanjutkan kerjaan #MenujuShuhei ini dengan mendesain kaos dan banner.

Jujur, desain kaos untuk SFC itu susah, karena MEREKA SEMUA BANYAK MAUNYA! LOL. Entah sudah berapa kali gue ganti desain dan warna demi memenuhi kemauan mereka semua.

18 November, hari penjualan tiket JFF. Gue, yang bertugas membeli tiket via online, mengalami kendala dengan situs Cinemaxx. Untungnya, tiket yang urgent¸ Chihayafuru Part 1 penayangan pertama, Kamis, 24 November, pk. 19.00 (yang kami maksudkan sebagai waktu untuk pelaksanaan projek #MenujuShuhei), dan Chihayafuru Part 2 yang akan menjadi acara nonbar SFC sudah berhasil dibeli. Bahkan, untuk Chihayafuru Part 1, kami total membeli 10 tiket. 5 di barisan paling depan (akan berguna bila ternyata proposal kami disetujui), dan 5 lainnya di barisan agak tengah (biar menonton filmnya nyaman). Masing-masing 5 karena Kawhid titip buat temannya satu orang.

Sisa tiketnya, Rifda yang membeli secara offline, langsung ke Cinemaxx fX.

Setelah selesai desain kaos dan banner, Hana dan Rifda pergi ke percetakan, dan juga membeli kotak kado dan persiapan akhir lainnya.

Singkat cerita, Japan Foundation menyetujui proposal kami. Namun, sebenarnya, pihak panitia dan manajemen berniat memberikan kejutan untuk fans yang menonton Chihayafuru Part 1 pada 24 November dengan mendatangkan Shuhei ke dalam studio. Proposal kami disetujui untuk memberikan kejutan balik ke Shuhei. Untuk tetap tidak mengacaukan rencana awal – Shuhei yang mengejutkan fans, kami tidak diizinkan untuk memberitahu fans lain mengenai informasi tersebut. Biarlah para fans hanya tahu Shuhei datang ke opening yang untuk undangan.

Eh, tiba-tiba. Kejutan! Kami diundang press conference yang ada Shuhei-nya juga! Acara ini dilaksanakan di hari yang sama dengan opening, sebelum penayangan Chihayafuru Part 1.

Oh, ya. Akhirnya, kami memilih 5 tiket di baris paling depan, dan 5 tiket sisanya kami berikan ke teman yang lain.

Dan tibalah hari yang dinanti-nanti. Kamis. 24 November 2016.

Kami diberikan kuota oleh JF sebanyak 20 orang. Dengan mengajak beberapa orang yang kami anggap bisa datang presscon, terkumpulah 20 orang tersebut (termasuk kami) yang janjian pakai baju pink. 4 member SFC, sudah pasti, memakai kaos yang kami buat jauh-jauh hari – kaos pink dengan siluet Shuhei sedang bermain BMX disertai tulisan “SFC” di bawahnya. Sempat ada drama sedikit di antara member SFC, karena Rifda yang membawa semua kaos, nyaris terlambat datang.

Inti dari press conference sama dengan presscon lainnya, yaitu sesi tanya jawab. Sejujurnya, gue tidak begitu fokus pada pertanyaan yang diajukan wartawan ke Shuhei, dan jawaban apa yang anak itu berikan. Gue terlalu overfeels karena BOCAH YANG BIASA PAKAI KAOS KEGEDEAN DAN MUKA LECET SANA-SINI KOK BISA CAKEP BANGET PAKE JAS. Untungnya gue merekam sesi tanya jawab tersebut. Untuk video, bisa kalian lihat di twitter @AMUSE_INDO, ya; hihi.

img_6350

Eye-contact, hihi.

Puncak emosi tak terluapkan gue adalah pada saat MC, Hiroaki Kato, mengumumkan sesi foto bersama. Direktur JF Indonesia, Chelsea Islan (duta JFF 2016), Shuhei, dan sutradara Chihayafuru berdiri manis di panggung, bersiap untuk difoto para wartawan. Gue ikut maju untuk memotret mereka. Saat itu posisi gue agak di sebelah kanan panggung, bersama Hana. Ketika para tamu undangan menghadap ke arah kanan panggung – untuk memudahkan wartawan  yang berdiri di daerah tersebut memotret mereka, sutradara menyadari kaos yang gue pakai.

Sutradara: I like your shirt.
Shuhei: S… F… C… (dalam Bahasa Inggris) (gue mewek)
Mitla: *reflek* Shuhei Fans Club (dalam intonasi Bahasa Jepang)
Shuhei: I know.
Mitla: *jerit dalam hati*

SIAPA SANGKA SUTRADARA MENYADARI KAOS KAMI DAN SHUHEI BAKAL BACA SFC????

img_6395

Sutradara menunjuk kaos SFC

Momen yang patut diingat lainnya bagi anggota SFC adalah saat kami diberikan kesempatan untuk memberikan hadiah langsung ke Shuhei di atas panggung. Karena panggung sempit, yang boleh naik hanya satu orang, dan Hana-lah yang beruntung. Kami memberikan selusin kaos kaki belang-belang (Shuhei dulu selalu memakai kaos kaki belang-belang saat stage greeting film yang ia bintangi), kaos SFC, dan topi SFC. Hana meminta Shuhei memakai topi, dan bocah alay itu beneran memakainya. Bahkan, Hana dirangkul! Gue sampai mau menangis karena terlalu terharu.

img_6422

Hana dirangkul Shuhei

img_6480

Shuhei memakai topi SFC

Usai presscon, kami segera menuju Cinemaxx untuk membentangkan banner dan meminta orang-orang menandatangani serta menulis pesan kepada Shuhei di banner tersebut. Saat melihat jumlah tanda tangan dan pesan, kami baru sadar, ternyata yang suka Shuhei banyak, ya. Gue terharu.

Niat awal kami adalah, saat menyanyikan lagu “Happy Birthday”, kami akan membentangkan banner; dan banner itu akan kami titipkan lewat staf agar Shuhei dapat membawanya pulang ke Jepang.

img_6436

Banner #MenujuShuhei

Kami juga meminta kepada teman-teman yang datang presscon untuk membantu kami menyanyikan lagu “Happy Birthday” di dalam studio, agar bisa mengajak seisi studio untuk bernyanyi bersama; sambil mengingatkan mereka untuk tetap menjaga kerahasiaan Shuhei datang karena, nanti tidak seru, dong, kalau fans sudah tahu duluan.

Jam 19.00, kami dan penonton lainnya memasuki studio. Cukup lama setelah itu, mungkin sekitar 15 menit, panitia datang dan membacakan informasi mengenai JFF. Kemudian, Hiroaki Kato masuk, dan mengajak sutradara Chihayafuru, beserta Shuhei datang untuk mengucap salam.

Fans berteriak senang. Hehe, kejutan untuk kalian!

Sutradara mengucapkan bahwa ia sangat berterimakasih atas kehadiran kami, karena di antara ribuan tempat dan acara lain yang bisa kami hadiri malam itu, kami memilih Chihayafuru.

Shuhei juga mengatakan bahwa ia terharu, melihat dan dapat bertemu fans sebanyak ini di Indonesia. Rasanya gue mau balas, gue juga terharu, kok, Dek.

img_6443

Shuhei masuk ke studio

Setelah melihat kode dari panitia, kami membentangkan banner dan mulai bernyanyi. Senang rasanya melihat wajah Shuhei yang gembira. Hiroaki Kato juga membacakan tulisan di banner, “Happy 23rd Birthday”, dan meminta Shuhei untuk memberikan sepatah-dua patah kata atas kejutan dari fans.

Belum sempat Shuhei mengucapkan apa-apa, dia tertarik dengan tulisan-tulisan lain di banner – pesan dari fans, dan mendekat. Karena SFC yang duduk di barisan paling depan yang memegang banner tersebut, bisa dibayangkan betapa dekatnya Shuhei dengan kami? Demi Tuhan, gue bisa mengelus wajahnya, bisa usel-usel kepalanya. Walau pada kenyataannya, gue beku di tempat; LOL.

Momen ini sangat tidak terlupakan bagi gue.

Gue ngobrol dengan Shuhei, walau cuma beberapa kalimat, dalam Bahasa Jepang.

Shuhei: *dengan jarak lebih kecil daripada penggaris Butterfly* Ini tulisan apa?
Mitla: Pesan dari fans. (Sebenarnya saat ini, SFC rebutan jawab, dan gue juga tidak begitu ngeh yang lain jawab apa, dan Shuhei dengar yang mana XD)
Shuhei: Oh, iya! Wah, keren. Keren! Very very terima kasih!
Mitla: *nyodorin banner* Mau bawa pulang ke Jepang?
Shuhei: Boleh gue bawa ke Jepang?

Sejujurnya, sampai saat ini gue masih belum tahu, kok gue bisa bilang begitu ke Shuhei. Dan yang lebih gue tidak sangka, Shuhei mau dan mengambil banner dari kami, sebelum dihentikan oleh panitia dan diajak foto bersama terlebih dahulu.

FOTO BERSAMA.

DENGAN NOMURA SHUHEI.

DENGAN BANNER KAMI.

DAN KAMI PALING DEPAN.

Boleh baper, kan? T_T

jff2016

Setelah berfoto bersama, Shuhei benar-benar mengambil banner dari kami dan menitipkannya ke manajer, lalu berjanji bahwa ia akan membawa banner tersebut pulang ke Jepang, dan berterima kasih sekali lagi dengan menggunakan kata slang baru, gabungan Bahasa Indonesia – Jepang, “Sugomakashi” (sugoi [hebat, sangat] + terima kasih).

Kemudian, Shuhei dan sutradara keluar studio karena masih ada opening JFF yang harus mereka hadiri.

Kemudian, tidak ada satupun member SFC yang fokus nonton Chihayafuru.

Eh, tapi. Meski kami duduk di baris paling depan, studio 3 Cinemaxx ternyata asik dan nyaman, loh. Sama sekali tidak pegal!

Sejujurnya, gue sama sekali tidak menyangka projek #MenujuShuhei akan sesukses ini. Terima kasih banyak untuk Japan Foundation, terima kasih Shuhei, dan terima kasih kepada semua penonton Chihayafuru Part 1 yang sudah ikut bernyanyi dan mengejutkan Shuhei bersama, juga kepada fans yang telah menuliskan pesannya kepada Shuhei di banner. Sekali lagi, terima kasih!

Terima kasih juga kepada SFC; Kak Whida, Hana, dan Rifda. Kalian yang membuat acara ini tambah menyenangkan. Dari mulai heboh bersama, memikirkan projek bersama, galau dan baper bersama. Mitla beruntung jadi member SFC T_T

img_6473

One thought on “[2016.11.24] #MenujuShuhei: SFC Meets Nomura Shuhei at Japanese Film Festival in Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s