[2016.07.23] flumpool 7th tour WHAT ABOUT EGGs? ~Singapore Special~

Akhirnya! Setelah menangis menyesal tidak jadi pergi ke Osaka untuk menonton konser flumpool dan WEAVER saat libur panjang Mei lalu, akhirnya bisa juga melihat mereka manggung lagi!

Awalnya, saat Amuse SG mengumumkan bahwa mereka akan ke Singapura (dan Taiwan) untuk tur EGG, gue masih santai karena waktu itu, gue masih mengantongi tiket EGG Osaka (5/5) beserta WEAVER finale Tokyo (5/6). Pas banget, kan, tanggal 5 dan 6 Mei, Indonesia sedang tanggal merah. Namun, sepertinya takdir mengatakan bahwa gue memang tidak bisa pergi ke Jepang pada tanggal tersebut. Yah, walau duit lemburan stok opname kantor lumayan juga, sih.

Setelah tahu kalau gue fix tidak jadi pergi, gue langsung uber beli tiket Premium VIP EGG SG. Beli tiket pas pukul 11.06 WIB di hari pertama tiket dijual (open sales pukul 12.00 waktu Singapura). Beli tiketnya 2, satu lagi buat Saki yang juga mau ikut nonton. Walau sebenarnya, gue masih kurang sreg sama konser Singapura (setelah MOMENT tahun 2014 yang kebanyakan MC dan lagu dalam Bahasa Mandarin), tapi, demi dapat bertemu flumpool lagi!

Awalnya, sempat galau mau ambil cuti hari Jumat (22/7) atau tidak, karena, walaupun gue belum bisa ambil cuti di kantor, gue punya stok lembur stok opname Mei kemarin itu, kan. Lembur bisa diganti cuti. Sayangnya, saat itu, gue yang habis stres ga bisa ketemu flumpool, belanja besar-besaran dan memutuskan untuk ganti uang lemburan demi menutup pengeluaran tersebut, lol.

Eh, ternyata, Jumat ada open press conference. Sempat menyesal ga jadi ambil cuti. Tapi, ya sudahlah. Toh, kata AMUSE, bagi-bagi poster untuk VIP-nya setelah konser (ga seperti MOMENT yang dibagikan langsung dari flumpool sewaktu press conference di satu hari sebelum konser).

Beli tiket pesawat pun awalnya galau, mau Jumat malam, atau Sabtu pagi. Setelah berbagai macam pertimbangan, akhirnya pilih Sabtu pagi; takut Aunty-Aunty di SG juga terganggu kalau gue sampai sana malam. Lagian, nguber Jumat pun, gue tetap ga bisa datang pres-con, kan.

Beberapa hari sebelum keberangkatan, gue sedang mencari pasukan orang Indonesia lainnya yang ikut pergi menonton EGGs juga, selain Saki, Matin (yang akhirnya ikutan nitip beli tiket via gue), dan Intan dan Dian yang gue kenal dari grup FB flumpool Lovers Indonesia; karena punya niat untuk buat banner yang akan kami tandatangani dan tulisi pesan untuk member. Setelah minta Aya mengenalkan gue ke Wicha, temannya yang juga fans flumpool dan sering pergi ke Jepang untuk memenuhi kebutuhan batinnya akan menonton konser langsung di sana, gue berhasil mengumpulkan 10 orang pasukan! (Suami Intan dan Dian dihitung, teman Wicha yang anak media juga dihitung :D)

Gue buat desain untuk banner yang akan ditandatangani itu sudah dari jauh-jauh hari. Tapi, pergi ke percetakan itu yang malasnya luar biasa. Alhasil, gue baru pergi buat nyetak hari Kamis, dan barang jadinya diambil hari Jumat XD

IMG_4015

Banner setelah dicetak.

Hasil search iseng “flumpool Singapore” di twitter malah berbuah gue kenalan dengan fans Jepang, Rika-san, yang sangat ingin pergi ke SG, tapi takut karena sendirian. Iseng, gue tweet, mau gue annai, ga? Eh, dia mau. Dia langsung beli tiket pesawat dan konser, trus minta rekomendasi hotel. Karena dia juga ga berani untuk keluar bandara sendirian, dia yang pesawatnya mendarat pukul 3 dini hari, rela menunggu gue supaya bisa bareng.

Malam sebelum keberangatan, saat gue packing, gue baru mulai panik. Deg-degan. Susun alat tempur (yang sebenarnya hampir tidak terpakai juga).

IMG_4017

Alat tempur!

Pesawat gue jam 7 pagi. Untungnya ga delay. Sampai Changi, jam 9.50. Langsung pindah terminal, jemput Rika-san. Karena dia mau lihat Merlion dan Marina dulu sebentar, gue, Faris, dan Jamil, akhirnya mengantar. Kebetulan, Aunty-Aunty dan para sepupu lagi tidak di rumah, jadi setidaknya Faris-Jamil ada kegiatan untuk melihat-lihat sesuatu.

Usai dari Marina, kami (khususnya Faris-Jamil) yang sudah terlalu capek gondol-gondol bawaan berat, pergi ke rumah Mas Vandi, manajer di kantor gue yang kebetulan istrinya sedang ditugaskan di SG, untuk istirahat (dan numpang makan siang). Rika-san sampai syok, karena, kok bisa sedekat ini sama orang kantor. Saat mengobrol tentang ini, gue bersyukur kerja (dan lahir serta besar) di Indonesia, bukan di Jepang.

Karena sepupu gue sudah selesai kerja dan mau jemput adik-adik gue di Eunos, mereka pulang, sementara gue dan Rika-san ke MILLIAN. Di belakang venue, ada staf yang menjaga pintu belakang mengedip kepada kami, lalu membuka pintu. Dan, jengjengjeng! Terdengar flumpool sedang rehearsal Natsu yo Tomenaide! Tapi, kalau gue dan Rika-san ngintip-ngintip ke dalam, pintunya ditutup sama staf. Jadi, kami tertawa-tawa saja sambil mendengarkan.

Antrian belum terlalu panjang. Persis di antrian terakhir VIP, ada Ting. Gue langsung taruh tas di belakang dia. Staf lagi bersiap buka stand goodies. Gue tidak niat beli apapun kecuali gacha, karena sebelumnya sudah nekat beli kaos telur kuning, pamflet, dan handuk lewat A-Smart (yang ongkirnya mahal luar biasa). Dari Indonesia, saat itu yang sudah datang baru Wicha dan temannya, Intan dan suaminya, dan gue. Gue langsung membentangkan banner dan meminta mereka untuk tulis pesan.

IMG_4058

Pesan yang gue tulis untuk flumpool.

Saki titip gacha. Jadi, gue total beli 6 saat stand goodies dibuka. Dapat gelang 2 (ditukar ke Ting demi pin Ryuta), pin Seiji, pin Kazuki (ditukar ke Ting untuk kunciran rambut).

Setelah menungu beberapa lama, akhirnya sisa rombongan dari Indonesia datang. Mereka menulis pesan di banner, kemudian kami berfoto bersama (kurang suaminya Intan karena saat itu dia sedang beli makan di McD). Banner-nya juga sudah sukses dititipkan ke flumpool lewat staf 😀

IMG_4084

Indonesian Team!

Tidak lama kemudian, kami masuk venue. Gue dapat barisan ke tiga, agak di sebelah kanan, tapi tengah. Kalau lihat lurus, gue bisa menikmati Simon yang lucunya tumpah-tumpah ga paham lagi XD Kalau agak sedikit menengok ke kiri, Ryuta terlihat sangat jelas, tapi menghalangi pandangan gue ke Seiji. Ga terlalu banyak memerhatikan Genki, kecuali saat di beberapa lagu dia memainkan sebuah-alat-musik-yang-terlihat-seperti-keyboard-mini-tapi-menurut-gue-itu-suatu-instrumen-yang-banyak-tombol-kalau-ditekan-keluar-suara-efek-kalau-di-google-namanya-sampler; atau Kazuki, kecuali saat Rinne, dia asli keren banget.

Ryuta nakal juga, ya. Beberapa lagu pertama, dia songongnya minta ampun. Tapi, saat setlist sudah masuk ke lagu-lagu EGG, dia mulai nyaman juga sama panggung dan penonton. Saat hati nurani gue mulai terbuka, hush mit, jaga mata. dia udah jadi suami orang, beberapa kali, gue menetralkan mata gue dengan memandang Simon; karena.. Seiji tidak kelihatan T_T

IMG_4112

Ryuta memperbolehkan fans mengambil foto saat mereka membawakan Akashi.

IMG_4118

flumpool berpose bersama banner yang ditandangani semua fans yang hadir di Singapore Special.

Tapi mungkin itu yang jadi membuat ingatan gue akan Seiji terlalu jelas. Saat kami memanggil flumpool untuk encore dengan bernyanyi Kimi ni Todoke, senyum Seiji sewaktu kembali ke panggung itu luar biasa indah. Saat kami meneriakkan “encore” untuk encore kedua, cengengesan Seiji juga masih tertanam di memori. Saat kami makin meneriakkan “mou ikkai (sekali lagi)” untuk encore ketiga, punggung Seiji yang sedang berdiskusi dengan staf untuk lagu yang akan mereka mainkan berikutnya; apalagi.

Yang paling buat gue gila adalah.. saat akhir konser, Seiji melemparkan kaos yang ia pakai ke penonton–seperti biasa. Yang tidak biasa adalah kaos itu melayang di atas gue. Gue lompat. Kaos itu ada di tangan. Tapi, ditarik sama orang sebelah, dan jatuhnya kaki gue pun tidak tepat. Walau masih belum jodoh sama kaos penuh keringat Seiji (yang wangi! Gue dikasih izin buat mengendus kaos, karena dia tidak enak juga sama gue), setidaknya pernah pegang juga.. merupakan suatu pencapaian, ya XD

Sempat di-puk-puk sama temannya Wicha, yang duduk di depan gue. Waktu bertemu Intan dan suaminya usai konser pun, mereka pikir gue yang dapat. Haha.

Saat pembagian poster usai konser, gue sukses bilang “Go kekkon omedetou gozaimasu” ke Ryuta, dan HUHUHUHUHU gue dapat posternya dari Seiji! Gue dengan gagap, bilang “Suki desu!” sambil pamer-mosaru-hijau-dan-pin-dari-gacha-yang-bersemat-di-totebag, EH DIA SENYUM GEDE BANGET sambil balas, “Arigatou!” KAN GUE MAU NANGIS. ok gue lebay, tapi gapapa lah ya sekali-kali.

Overall, gue suka dan konser ini karena Ryuta full Inggris, walau Tsuyoku Hakanaku dan OAOA dalam Bahasa Mandarin. Lagian, triple encore! Wohoo!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s